SIcBCNYYowU9yLaT7xeY79BwuoTOboEitKQqE4L9

[Puisi] Takdir, aku padamu


Takdir, aku padamu

Dalam gusar malam yang sepi serta ingatan yang menyeruak. Kala mata membangkang untuk menutup barang sejenak.

Kantung mata sudah cukup untuk menampung segala resah.

Jiwa ragaku meratap harap menanggung lelah yang membuncah.

Hidup memang begini, lalu mau seperti apa lagi?

Lahir, tumbuh dan dewasa lalu mungkin menikah dan berkeluarga setelah itu tua dan mati.

Amor fati! Aku tidak kalah juga menyerah pasrah pada apa yang sudah di gariskan.

Aku menjalaninya dengan semangat tanpa penyesalan.

Aku padamu, takdir.


Batam, 9 Maret 2019





Informasi video:
puisi oleh: Abengkris
dibacakan oleh: Novita Wahidah

Baca puisi Abengkris di http://bit.ly/gaungrasa
Related Posts
Abengkris
Seorang ambivert yang mulai berdamai dengan dirinya sendiri melalui menulis.
SHARE

Related Posts

Suka dengan tulisan Abengkris? Jangan sampai ketinggalan jika ada yang baru. Berlangganan lewat email, yah. Janji engga akan spam, deh... GRATIS!

Posting Komentar

Disponsori oleh: