SIcBCNYYowU9yLaT7xeY79BwuoTOboEitKQqE4L9
[Resensi] Buku "Negeri Para Bedebah" - Tere Liye

Iklan Billboard 970x250

Iklan 728x90

www.domainesia.com

[Resensi] Buku "Negeri Para Bedebah" - Tere Liye

Resensi Buku 'Negeri Para Bedebah' - Tere Liye

Negeri Para Bedebah - Paperback oleh
Penerbit: PT Gramedia Pustaka Utama
440 halaman
ISBN: 9789792285529
ISBN Digital: 9786020383736

Diterbitkan pertama kali oleh
Penerbit PT Gramedia Pustaka Utama anggota IKAPI, Jakarta, Juli 2012
Cetakan kelima belas: April 2018 Cetakan keenam belas: Juli 2018

Di Negeri Para Bedebah, kisah fiksi kalah seru dibanding kisah nyata. Di Negeri Para Bedebah, musang berbulu domba berkeliaran di halaman rumah. Tetapi setidaknya, Kawan, Di Negeri Para Bedebah, petarung sejati tidak akan pernah berkhianat.

Kutipan diatas adalah blurb dari novel Negeri Para Bedebah karya Tere Liye yang mencuri perhatianku di rak toko buku ketika itu. Judul yang lumayan relate dengan pandanganku kepada negeri ini.

Sinopsis singkat:

Thomas adalah seorang konsultan keuangan profesional. Berusaha menyelamatkan bank semesta milik Omnya, Liem. Karena tidak bisa menutup kliring antarbank, berakibat saham Bank Semesta akan dihentikan perdagangannya di bursa oleh otoritas bank sentral.

Usahanya tidak berjalan mulus begitu saja. Rintangan datang bertubi-tubi menghampirinya. Dengan tak-tik yang cerdas akhirnya bank semesta selamat dari kebangkrutan dibantu dan didampingi Julia, wartawan cantik yang pernah mewawancarainya. Juga rekan-rekannya yang setia meskipun ada pula yang mempunyai kepentingan pribadi alias berkhianat.


Kelebihan:

Tema cerita yang cukup kompleks tapi dikemas secara sederhana. Drama fiksi yang menarik, mudah dipahami meskipun tema yang diangkat cukup berat.

Pengetahuan Tere Liye dibidang ekonomi sangat ketara disini. Terlihat dari istilah-istilah akademis yang banyak diterapkan didalamnya. Juga konflik dengan alur menegangkan sangat membuat penasaran apa yang akan terjadi selanjutnya.

Bumbu-bumbu politik membuat ceritanya semakin ciamik.


Kekurangan:

Tidak banyak kekurangan yang aku jumpai dalam novel ini. Bagian diksi-diksi akademis lumayan membuat sesi membacaku berhenti sejenak untuk membuka google. Mencari tahu apa makna dan artinya agar ceritanya bisa nyambung. Tapi untuk yang sudah mengerti ilmu ekonomi tidak akan ada kendala.


Akhir kata:

Novel Negeri Para Bedebah ini menjadi perkenalanku dengan karya Tere Liye. Kesan pertama yang baik merujuk keinginanku untuk membaca karya-karyanya yang lain.

Bagi yang belum pernah membaca Negeri Para Bedebah aku kasih kisi-kisi dari 48 episode yang ada di novel berikut ini:

Eps 1: Krisis Dunia
Eps 2: Nol Koma Dua Persen Penduduk Bumi
Eps 3: Klub Petarung
Eps 4: Telepon Dini Hari
Eps 5: Pelarian Pertama
Eps 6: Menerobos Imigrasi Bandara
Eps 7: Tempat Teraman Bersembunyi
Eps 8: Rumah Peristirahatan
Eps 9: Bahaya Dampak Sistemis
Eps 10: Alarm Kebakaran Palsu
Eps 11: Masa Lalu Itu
Eps 12: Esmeralda dam Fernando
Eps 13: Teman Klub Petarung
Eps 14: Mobil Laundry
Eps 15: Yacht Pasifik
Eps 16: Dua Bidak Pertama
Eps 17: Perjalanan yang Terencana
Eps 18: Seratus Nasabah Terbesar
Eps 19: Rendezvous Pertama
Eps 20: Terali Besi Penjara
Eps 21: Kecil Sekali Keluarga Kami
Eps 22: Penghianat di Antara Kita
Eps 23: Sekolah Berasrama
Eps 24: Pertempuran Pertama
Eps 25: Peluang Tiga Kotak
Eps 26: Kontak Putra Mahkota
Eps 27: Sepertiga atau Semua
Eps 28: Musuh Ada di Mana-Mana
Eps 29: Pilihan Rasional Atas Dua Kemungkinan Terburuk
Eps 30: Bidak Ketiga
Eps 31: Prinsip dan Keputusan
Eps 32: Sandera yang Berharga
Eps 33: Racun
Eps 34: Pertarungan dalam Lift
Eps 35: Bidak Keempat, Ikan Besar
Eps 36: Blokade Bandara
Eps 37: Kamuflase Tahanan
Eps 38: Penyergapan Bandara
Eps 39: Sihir dan Pelarian
Eps 40: Air di Dalam Mulut
Eps 41: Konvensi Partai Pemenang
Eps 42: Mesin ATM Partai
Eps 43: Pengkhianat dari Masa Lalu
Eps 44: Menyusul Yacht di Singapura
Eps 45: Pertempuran Yacht
Eps 46: Menuju Hongkong
Eps 47: Pengkhianatan Atas Pengkhianatan
Eps 48: Sepotong Laut yang Hilang dari Peta

Baca Juga
SHARE
Abengkris
"Aku akan memperkenalkan semestaku padamu melalui tulisan"

Related Posts

Berlangganan Artikel

Post a Comment

Iklan Tengah Post

Recent