[Puisi] Aksara Rasa

Tentang nurani, perasaan hampa pada media seadanya...
Ketika tutur tak lagi mewakili apa yang tersirat.
Sabda itu tak berbentuk, dia adalah lisan.
Dan para telinga tidak semuanya sepaham.
Tentang nurani yang terkekang raga yang tak pernah di anggap ada.
Retorika ini hanyalah bualan semata.
Tetap tak mengubah kukuh yang kau jaga
 Adalah kata - kata yang tersusun oleh makna.
Yang di goreskan dengan perasaan hampa pada media seadanya.
Dalam diam, dalam pikiran yang berimaji.
Berbicara dengan kebisuan tak abadi.
Ku namakan ini, aksara rasa..

Batam, 07/04/18
Pencandu kopi hitam panas dengan sedikit gula.
© Abengkris. All rights reserved. Developed by Jago Desain